Sangat penting bagi pemilik bisnis untuk dapat menyadari bahwa memisahkan rekening bisnis dan rekening pribadi adalah langkah yang tepat untuk menumbuhkan bisnis dan menjaga Kesehatan finansial yang dimiliki. Memisahkan keuangan bisnis dan pribadi bertujuan untuk melindungi aset pribadi kamu dan agar bisnis yang kamu jalani dapat berjalan dengan baik tidak terganggu oleh kepentingan finansial pribadi. Dampak fatal dari mencampurkan dana pribadi dengan dana bisnis adalah bisnis yang sedang dijalani seperti berjalan di tempat, keuntungan yang didapatkan kurang jelas nilainya karena tercampur dengan keuangan pribadi dan lain sebagainya. Ketidaksehatan ini akan sangat mempengaruhi perkembangan bisnis apalagi jika bisnis tersebut baru saja dirintis.Â
Berikut ini beberapa risiko dari mencampur keuangan bisnis dan pribadi:
1.Bisa kehilangan pajak yang sah
2.Pengajuan pengembalian pajak akan jauh lebih rumit
3.Berdampak negatif pada skor kredit pribadiÂ
4.Proses akuntansi yang lebih sulit
5.Peluang penyalahgunaan dana meningkat
Agar terhindar dari risiko yang disebutkan diatas, maka ada beberapa cara agar kamu bisa lebih teliti dengan keuangan bisnis dan keuangan pribadimu.Â
1.Mencatat seluruh transaksi keuangan bisnis dengan lebih transparan
Rekening bisnis diperuntukkan khusus untuk menerima dana dari konsumen yang membeli produk dan/atau jasa sekaligus menjadi sumber dana uang keluar untuk membeli keperluan bisnis. Dengan kata lain, seluruh transaksi bisnis hanya melalui satu pintu.
2.Waspadalah dalam memisahkan keuangan bisnis dan pribadi Â
Jangan tergoda menggunakan dana bisnis untuk pengeluaran pribadi atau sebaliknya. Idealnya, kamu mulai menerapkan kedisiplinan sejak kamu memulai bisnis, tetapi tidak ada kata terlambat jika saat ini kondisi keuangan pribadi kamu dan bisnis yang dijalankan masih menjadi satu. Segera lakukan pemisahan rekening keuangan bisnis dan pribadi agar lebih mudah mengontrolnya.
3.KomitmenÂ
Misal dalam perjalanan membangun bisnis kamu kekurangan modal atau dana penggerak, bukan hal yang aneh jika akun kredit bisnis memerlukan jaminan pribadi. Pastikan bahwa kamu benar-benar memahami kewajiban pribadi untuk membuat keputusan yang tepat terkait risikonya. Status kredit pribadi atau situasi keuangan kamu akan menjadi faktor penting disini. Jangan berhutang lebih dari kebutuhan dan kemampuan kamu untuk membayarkan. Perhitungkan pula kondisi bisnis, jangan melampaui batas agar keuangan pribadimu tidak terganggu.
4.Simpan catatan terperinci
Jika kamu memang harus menggunakan sumber dana pribadi untuk bisnis, pastikan kamu mendokumentasikan semuanya dan memiliki jejak dokumen yang terperinci dan akurat. Jika kamu memiliki aset yang kamu gunakan untuk keperluan pribadi dan bisnis, seperti kendaraan, simpan catatan terperinci tentang jarak tempuh yang kamu kumpulkan saat menggunakannya khususnya untuk keperluan bisnis. Hal yang sama berlaku untuk aset lainnya, lacak seberapa banyak kamu menggunakannya untuk bisnis dan kapan. Sehingga semua aset atau dana pribadi yang digunakan itu bisa dihitung dan dipergunakan sebagaimana mestinya bisnis berjalan.Â
Pemisahan rekening bisnis dan rekening pribadi ini sangat penting dilakukan, setelah mengetahui pentingnya memisahkan rekening pribadi dan bisnis, kamu semakin yakin untuk memisahkan kedua rekening tersebut agar dapat berbisnis dengan lancar dan keuangan pribadi juga aman. Kamu bisa mulai membuka rekening tabungan di Bank Nusumma untuk meningkatkan bisnis yang sedang kamu jalankan, kamu juga bisa mendapatkan dana tambahan jika suatu saat ingin menambah modal kerja dari Bank Nusumma. Untuk informasi lebih jelas mengenai produk-produk dari Bank Nusumma, kamu bisa mengunjungi website resmi Bank Nusumma.