background

Pensiun Butuh Duit Berapa? Begini Cara Menghitungnya dengan Realistis








Setiap orang pasti ingin masa pensiun yang tenang, tanpa stres memikirkan tagihan atau biaya hidup. Tapi pertanyaannya selalu sama, sebenarnya, pensiun butuh duit berapa? Banyak orang menunda memikirkannya karena terasa “jauh”. Padahal, kebutuhan pensiun justru harus direncanakan sejak dini. Semakin cepat menghitungnya, semakin ringan usaha yang perlu dilakukan. Mari kita bahas dengan cara yang paling sederhana, realistis, dan mudah dipahami.

Yang pertama lakukanlah perhitungan biaya hidup yang akan dijalani selama satu bulan. Pertanyaannya, berapakah biaya hidup kamu dalam satu bulan? Misalnya seperti ini:

- Makan dan kebutuhan pokok bulanan: Rp 3juta

- Transportasi umum: Rp 1 juta

- Tagihan rumah & utilitas: Rp 1.5 juta

- Kesehatan & kebutuhan lainnya: Rp 1juta

Total perbulan yang biasa kamu keluarkan adalah sejumlah Rp 6.5 juta, nah biasanya setelah pensiun biaya yang ada disini akan berkurang. Biaya hidup turun sedikit karena tidak ada transport kantor dan gaya hidup lebih sederhana. Tetapi biaya kesehatan bisa naik, jadi jangan terlalu menurunkan angkanya, belum lagi biaya inflasi yang akan selalu naik setiap tahunnya sebanyak 3-5%. Supaya aman, sebaiknya kamu menyisihkan biaya sebanyak Rp 6 juta - Rp 7 juta per bulan setelah masa pensiun dimulai atau mungkin sama dengan masa produktif kamu sehari-hari.

Rata-rata orang Indonesia pensiun di umur 55-60 tahun, dan harapannya hidup hari ini mencapai usia 78-80 tahun. Artinya, kamu akan hidup 18–25 tahun setelah masa pensiun. Contoh perhitungannya, jika kamu pensiun di usia 55 tahun dan hidup sampai 80 tahun, maka kamu membutuhkan dana untuk 25 tahun kedepan setelah masa pensiun tersebut.

Mari perhatikan formula contoh dibawah ini:

• Biaya kebutuhan perbulan: Rp7 juta

• Inflasi: 4% per tahun

• Pensiun 20 tahun lagi

Perhitungannya:

Biaya hidup setelah masa pensiun = biaya hidup saat ini x (1+ inflasi)^ selisih usia pensiun

7 juta x (1,04) ^ 20 = Rp15.3 juta per bulan

Artinya, biaya hidup Rp7 juta sekarang, setara dengan Rp15 juta di masa pensiun. Setelah tahu kebutuhan bulanan di masa depan, kalikan dengan lama pensiun. Kebutuhan bulanan saat masa pension adalah Rp15,3 juta dengan lama pensiun 20 tahun (240 bulan). Berarti total pengeluaran yang kamu butuhkan saat nanti sudah pensiun adalah sebesar Rp15.3 juta × 300 = Rp 3.6 miliar. Kalau kamu rutin menabung atau investasi, total dana yang harus disiapkan bisa lebih ringan karena ada imbal hasil (return). Misalnya investasikan dana pensiun di instrumen dengan rata-rata return 6–10% per tahun. Return ini bisa menekan kebutuhan tabungan bulanan secara signifikan dan lebih efektif daripada menabung biasa. Terdengar angka yang cukup fantastis ya! Namun tenang saja, angka ini tidak kamu kumpulkan dalam waktu sebulan atau bulan bulan bukan?

Kamu punya waktu puluhan tahun untuk mencicilnya lewat tabungan, pensiun perusahaan, investasi, aset produktif, dan lain sebagainya. Kesimpulannya, semakin banyak kamu mempersiapkan dana untuk pensiun maka semakin siap pula kamu untuk hidup nyaman setelah masa kerja yang panjang itu. Pensiun tenang itu bukan mimpi. Dia adalah hasil dari keputusan-keputusan kecil yang dilakukan setiap bulan. Untuk itu mari persiapkan tabungan kamu melalui Bank Nusumma.


Oleh :
riska pratiwi | 2025-12-10
×