background

Menabung untuk Idul Adha: Bukan Sekadar Soal Uang, Tapi Soal Niat dan Persiapan








Idul Adha selalu membawa makna yang dalam. Tentang keikhlasan, pengorbanan, rasa syukur, dan berbagi kepada sesama. Namun di balik momen itu, ada satu hal yang sering terlupakan, yaitu persiapan. Banyak orang ingin berkurban, tetapi merasa berat ketika waktunya tiba karena belum mempersiapkan dana dari jauh-jauh hari. Padahal, kurban bukan hanya tentang “mampu saat itu”, tetapi juga tentang komitmen dan niat yang dipersiapkan sedikit demi sedikit. Menabung kurban bukan berarti memaksakan diri. Justru sebaliknya, ini adalah bentuk perencanaan yang sehat agar ibadah terasa lebih ringan dan tenang. Menabung untuk kurban menjadi salah satu cara sederhana untuk mewujudkan niat baik tersebut.

Berikut tips untuk kamu yang ingin mempersiapkan ibadah di hari raya Idul Adha tahun depan. Supaya kamu lebih memiliki perencanaan yang baik.

1. Tentukan Target Kurban dari Awal

Cari tahu kisaran harga hewan kurban di daerahmu. Setelah itu, tentukan target yang realistis.

Contoh:

1 ekor kambing: Rp3–5 juta

1 ekor sapi (kelompok): Rp2–4 juta/orang

Dengan target yang jelas, kamu jadi lebih mudah menghitung berapa yang harus disisihkan setiap bulan.

2. Mulai dari Nominal Kecil

Tidak perlu langsung besar. Yang penting konsisten.

Misalnya:

Rp10.000 per hari

Rp50.000 per minggu

Rp300.000–500.000 per bulan

Sedikit demi sedikit akan terasa ringan, tetapi hasilnya bisa sangat berarti saat Idul Adha tiba.

3. Pisahkan Tabungan Kurban

Buat rekening atau tempat khusus agar dana tidak tercampur dengan kebutuhan lain. Karena sering kali uang habis bukan karena kurang, tetapi karena bercampur dengan pengeluaran harian.

4. Gunakan Sistem Auto Debit

Kalau perlu, aktifkan transfer otomatis setiap gajian. Dengan begitu, menabung jadi seperti kewajiban rutin, bukan menunggu “sisa uang”. Cara ini jadi lebih efektif untuk kamu yang benar-benar berniat untuk kurban ditahun depan.

5. Kurangi Pengeluaran Impulsif

Coba evaluasi pengeluaran kecil yang sebenarnya bisa dikurangi seperti nongkrong berlebihan, belanja karena lapar mata, subscription yang jarang dipakai. Kadang, satu pengeluaran impulsif bisa setara dengan tabungan kurban satu minggu.

6. Cari Tambahan Penghasilan

Kalau ingin lebih cepat terkumpul seperti jualan kecil-kecilan, freelance, titip jual produk, sisihkan bonus atau THR. Niat baik sering kali menemukan jalannya sendiri ketika benar-benar diusahakan.

Menabung untuk kurban juga mengajarkan bahwa ibadah bukan hanya hasil yang didapatkan, tetapi tentang proses yang dijalani dengan penuh kesadaran. Ketika seseorang mulai menyisihkan sebagian rezekinya sedikit demi sedikit, di situlah sebenarnya nilai pengorbanan mulai dibangun. Ada keinginan yang ditahan, ada prioritas yang diatur, dan ada niat baik yang terus dijaga hingga hari Idul Adha tiba.

Proses inilah yang membuat kurban terasa lebih bermakna, karena bukan hadir secara instan, melainkan dipersiapkan dengan usaha dan komitmen. Di sisi lain, kebiasaan menabung untuk kurban juga dapat melatih pola pikir finansial yang lebih sehat. Kita belajar bahwa setiap tujuan membutuhkan perencanaan, termasuk dalam urusan ibadah. Dengan persiapan yang baik, seseorang bisa menjalankan kurban dengan lebih tenang tanpa mengganggu kebutuhan utama lainnya. Pada akhirnya, menabung kurban bukan hanya tentang membeli hewan kurban, tetapi juga tentang membangun disiplin, rasa syukur, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Program TABIBAN (Tabungan Idul Kurban), persiapan berkurban kini menjadi lebih mudah, ringan, dan terencana. Dengan jangka waktu menabung selama 11 bulan, nasabah dapat menyesuaikan setoran sesuai pilihan hewan kurban, baik secara perorangan maupun kelompok.

Di Bank Nusumma, tersedia beberapa pilihan paket tabungan kurban, di antaranya:

• Paket sapi senilai Rp20.000.000 untuk 7 orang, dengan setoran mulai dari Rp259.740 per bulan per peserta.

• Paket sapi senilai Rp18.000.000 untuk 7 orang, dengan setoran mulai dari Rp233.766 per bulan per peserta.

• Paket kambing perorangan senilai Rp3.500.000, dengan setoran sekitar Rp318.182 per bulan.

• Paket kambing perorangan senilai Rp3.000.000, dengan setoran Rp272.728 per bulan.

Melalui TABIBAN, masyarakat dapat mempersiapkan ibadah kurban sejak dini dengan cara yang lebih ringan, disiplin, dan sesuai kemampuan finansial. Mari wujudkan ibadah kurban yang lebih tenang, terencana, dan penuh makna bersama TABIBAN. Anda bisa langsung mewujudkannya melalui link pengajuan berikut: https://go.banknusumma.co.id/pengajuan/


Oleh :
riska pratiwi | 2026-05-29
×