Pada Minggu, Mei 2023. Penyanyi Rizky Febian resmi melamar Mahalini Raharja setelah setahun lebih menjalin kasih dengan Mahalini. Komitmen Rizky Febian dalam mengajak Mahalini menikah dan turun ke pelaminan ditunjukkan lewat lamaran ini.
Menikah adalah momen sakral penyatuan dua orang yang benar-benar peduli dan saling mencintai. Meski begitu, ini bukan hanya tentang menyatukan orang melalui cinta, ini juga tentang menyatukan orang melalui kebiasaan, sikap, dan perilaku yang bahkan tidak pernah kita duga sebelumnya. Ini akan sangat sulit, apalagi jika semuanya hanya dimotivasi oleh nafsu atau keinginan untuk menyesuaikan diri dengan norma sosial.
Menikah di usia muda pun menjadi salah satu pilihan. Pernikahan adalah salah satu teknik untuk menyatukan dua pasang individu sebagai satu kesatuan sementara Anda siap secara fisik dan mental. Namun tidak sesederhana yang kita bayangkan untuk menikah di usia muda. Rencana pernikahan dibuat karena banyak persiapan pernikahan yang harus dilakukan, bahkan dari jarak jauh sekalipun.
Lalu apa saja persiapan untuk menikah muda?
1. Mempersiapkan mental dan emosi
Baik pria maupun wanita perlu mempersiapkan diri secara intelektual dan emosional ketika mereka memutuskan untuk menikah muda. Ini juga berarti menjatuhkan ego satu sama lain.
Menikah adalah tugas yang berat, tetapi jika keduanya melakukan tanggung jawabnya dengan benar, pernikahan akan berjalan mudah.
Misalnya, saat berdebat atau berkelahi, kedua belah pihak harus mengendalikan ego masing-masing. Emosi itu penting, seperti belajar memaafkan pasangan kamu khususnya, jangan menyimpan dendam.
Jelas bahwa hubungan tersebut akan rusak dan rumah tangga akan menjadi tidak nyaman jika masalah berlanjut tanpa mereka berdua berusaha menyelesaikannya.
2. Menikah pun butuh modal, menabunglah!
Selain mempersiapkan mental dan emosi, persiapan modal material juga harus dimulai. Bahkan jika kamu dan pasangan lebih suka pesta sederhana yang tidak memerlukan banyak uang untuk diadakan. Namun, biaya tetap diperlukan, terutama untuk menutupi tuntutan setelah pernikahan. Tentu saja, itu membutuhkan banyak pekerjaan dan tidak sederhana.
Mulai menabung dengan cara apa pun. Uang atau barang. Kamu juga dapat meminta pasangan untuk menabung bersama dalam tabungan. Di tempat ini, Kamu juga akan belajar bagaimana berkolaborasi untuk memenuhi tuntutan setiap orang. Karena pernikahan adalah tentang kamu berdua, bukan hanya kamu atau dia.
Bank Nusumma adalah salah satu pilihan yang tepat untuk membuka tabungan bersama pasangan kamu, kami menyarankan Tabungan Nusumma Prima untuk menabung rencana keuangan kamu dan pasangan untuk memperiapkan pernikahan. Dimulai dengan Rp.10.000 kamu dan pasangan sudah bisa membuat tabungan baru.
3. Ilmu yang terus dipelajari keduanya
Jelas cukup sulit untuk menggabungkan dua pikiran yang berbeda menjadi satu hubungan. Konsekuensinya, diperlukan suatu metode untuk menangani segala sesuatu dengan menggunakan informasi yang akhirnya kita peroleh.
Setiap pasangan memiliki pilihan untuk mengikuti konseling pranikah profesional, kelas parenting, kelas keuangan, kelas manajemen emosi, dan banyak kursus lainnya.
Bersama-sama, ada berbagai sumber ilmu yang bisa ditelaah, seperti banyaknya kursus parenting online, kegiatan pranikah di KUA, atau sekadar membaca buku yang bisa menambah wawasan. Konselor untuk pasangan juga dapat membantu mengurangi stress perkawinan. Karena konselor tidak memihak.
4. Diskusikan konsep rumah tangga yang akan dibangun
Membuat rumah tangga adalah seni. Mengingat setiap rumah akan menjadi unik. Penyaluran dana, kewajiban yang harus dipenuhi, dan jenis investasi yang akan dilakukan merupakan pertimbangan finansial.
Seperti ide mendidik anak-anak muda. Kapan kamu dan pasangan ingin punya anak, dan bagaimana kamu dan pasangan akan membesarkan mereka? Pertimbangkan asuhan mereka serta pendidikan mereka baik di dalam maupun di luar keluarga. Setiap orang harus mulai bersiap-siap. Tentu saja, kamu membutuhkan pendidikan dan mentor. Karena kamu tidak bisa menjalani semuanya sendiri sebagai orang baru.
5. Tetaplah berpikir terbuka dan fleksibel
Tidak masalah jika pasangan muda memiliki harapan untuk menikah, tetapi penting untuk diingat bahwa tidak ada dalam pernikahan yang diharapkan sempurna karena pasti ada pasang surutnya. Percayalah pada calon pasangan dan hubungan yang akan dibangun, usahakan tidak mudah menyerah saat menghadapi masalah dalam pernikahan. Pemikiran yang terbuka dan fleksibel akan membantu menjadi mudah beradaptasi, jadi bersiaplah untuk beradaptasi lebih cepat.
Memilih pasangan untuk menjadi pendamping hidup dan mati kita adalah pengalaman yang sangat menyenangkan dan menggembirakan. Namun, jika mereka berdua melakukannya dengan persiapan dan jujur ​​satu sama lain, itu akan jauh lebih menyenangkan.
Nah, itu dia beberapa persiapan yang harus kamu lakukan untuk pernikahan muda. Menikah lebih awal dimungkinkan siap selama kamu siap secara psikologis fisik dan keuangan. Namun demikian, itu membutuhkan perencanaan yang luas. Jangan hanya menginginkannya. Namun, pastikan untuk tetap merencanakan semuanya dengan penuh perhitungan dan matang.
Oleh :
Dinda Rahmi | 2023-05-16