background

Cara Membuat Rencana Budgeting yang Praktis








Membuat anggaran adalah salah satu langkah yang efektif untuk mengetahui seberapa banyak pemasukan serta pengeluaran setiap bulannya. Dengan menganggarkan pemasukan dan pengeluaran, nantinya akan memudahkan Anda untuk menyimpan uang.

Membuat rencana budgeting bulanan adalah salah satu langkah terpenting untuk mencapai stabilitas keuangan. Budgeting memberikan Anda gambaran yang jelas tentang pendapatan dan pengeluaran Anda, memungkinkan Anda membuat keputusan yang tepat tentang bagaimana Anda mengalokasikan dana Anda. Dengan melacak pengeluaran dan menetapkan batas, Anda dapat menghindari pengeluaran berlebihan dan memastikan bahwa Anda memiliki cukup uang untuk memenuhi kebutuhan penting Anda. Budgeting bulanan juga membantu Anda memprioritaskan tujuan keuangan Anda, apakah itu menabung untuk uang muka rumah, melunasi hutang, atau membangun dana darurat.

Budgeting bukan hanya tentang membatasi pengeluaran Anda; ini tentang memberdayakan diri Anda untuk membuat rencana tentang uang Anda. Dengan memahami ke mana perginya uang Anda, Anda dapat mengidentifikasi area di mana Anda dapat mengurangi dan menabung. Budgeting juga memungkinkan Anda untuk merencanakan masa depan dan membuat keputusan keuangan yang strategis. Baik itu merencanakan pensiun atau mengambil liburan impian, anggaran memberi Anda peta jalan untuk mencapai tujuan keuangan Anda.

Namun, meski penting, masih banyak orang yang lalai membuat rencana budgeting. Mereka mungkin merasa kewalahan dengan prosesnya atau percaya bahwa budgeting berarti mengorbankan gaya hidup mereka. Pada kenyataannya, budgeting adalah alat yang dapat membantu Anda mencapai kehidupan yang Anda inginkan, tanpa stres dan kecemasan yang menyertai ketidakpastian keuangan.


Berikut ini beberapa cara untuk membantu Anda membuat anggaran bulanan yang dinilai efektif, dilansirdari CNBC.

1. Hitung penghasilan atau laba bersih per bulan

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengetahui berapa banyak pemasukan Anda setiap bulan. Hitunglah keuntungan bersih yang Anda dapatkan setiap bulannya. Menghitung pendapatan bersih itu berarti jumlah seluruh uang yang dihasilkan dikurangi pajak.
Jika Anda menerima gaji dari perusahaan, terlepas dari status bekerja paruh waktu atau penuh waktu, jumlah yang Anda dapatkan itu kemungkinan pendapatan bersih Anda.

Biasanya perusahaan akan segera memotong gaji jika Anda terdaftar dalam asuransi kesehatan atau akun pensiun dari perusahaan.
Namun, jika Anda seorang freelance atau wiraswasta yang tidak menerima gaji dari perusahaan, tentu Anda harus mengurangi penghasilan setiap bulannya untuk membayar pajak.

2. Buat daftar pengeluaran bulanan

Langkah selanjutnya setelah mengetahui berapa penghasilan per bulan, Anda harus menentukan apa saja pengeluaran yang dibutuhkan setiap bulannya. Beberapa pengeluaran yang umum, di antaranya bayar sewa, bayar tagihan, asuransi, utilitas, kebutuhan anak, bahan makanan, transportasi, perlengkapan rumah tangga, dan lainnya.

Buatlah daftar pengeluaran serinci mungkin beserta besarannya. Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan denga pemasukan Anda yang didapatkan per bulannya. Jika sekiranya masih tersisa, Anda bisa memasukkan uang tersebut ke dalam tabungan, dana darurat, atau dana untuk pensiun.

3. Beri label biaya dan urutkan berdasarkan kebutuhan

Setelah Anda menyusun segala pengeluaran bulanan, selanjutnya tuliskan besaran pengeluaran tersebut. Kemudian, Anda perlu mengurutkan daftar kebutuhan dari yang paling penting.

Dengan begitu, Anda dapat menyesuaikan mana kebutuhan yang kira-kira dapat dan tidak dapat ditunda. Anda harus bisa tegas untuk membatalkan kebutuhan yang sekiranya bisa ditunda tersebut. Prioritaskan mana yang seharusnya lebih penting.

4. Menentukan biaya bulanan rata-rata untuk setiap bulan

Setelah Anda merincikan pengeluaran, hitunglah berapa total uang yang jadi kebutuhan per bulannya. Dengan begitu Anda dapat melihat rata-rata pengeluaran atau perkiraan setiap bulan.

5. Sesuaikan pengeluaran dan pemasukan

Langkah terakhir dalam membuat anggaran bulanan adalah menyesuaikan pendapatan bersih dengan total pengeluaran bulanan Anda.

Perhatikanlah apakah kira-kira pemasukan Anda lebih besar dibandingkan pengeluaran atau justru sebaliknya pengeluaran lebih besar dibandingkan pemasukan. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan penyesuaian antar keduanya.

Jika pengeluaran terlihat lebih banyak, ada baiknya Anda lebih mengurangi lagi biaya pengeluaran per bulannya. Ketika Anda tetap memaksakan, hal yang ditakutkan adalah nantinya Anda bisa terkena tagihan.

Namun di sisi lain, jika pemasukan Anda masih tersisa, alangkah baiknya Anda bisa menyisikan uang untuk menabung, menyimpan dana darurat, atau bahkan untuk dana pensiun.


Oleh :
Dinda Rahmi | 2023-08-11
×