background

Analisa Trend NusummaGo: Penggunaan Kredit KPGB Mulai Didominasi Untuk Penambahan Modal Kerja








Salah satu keuntungan adanya aplikasi Loan Origination System yaitu NusummaGo, selain untuk efektivitas dari sisi proses, aplikasi ini juga mampu melahirkan insights baru dari data-data yang diperoleh. 


Salah satunya terkait dengan tujuan penggunaan kredit yang tersedia di NusummaGo. Field ini dibuat sebagai database analysis untuk mengetahui detail tujuan penggunaan pinjaman dari nasabah. Sehingga, data dapat dianalisa sebagai bahan pengambilan keputusan baik itu dalam pengembangan produk, layanan ataupun kebutuhan lainnya.


Tujuan penggunaan kredit terbagi atas tujuan yang berbeda sesuai kebutuhan nasabah. Mulai dari kebutuhan yang sifatnya produktif, konsumtif maupun modal kerja.  


Tentunya, lembaga keuangan mengharapkan bahwa kredit yang disalurkan digunakan untuk kebutuhan yang berguna bagi nasabah.


Pada tahun 2023, total aplikasi masuk dan disetujui NusummaGo 4634 Nasabah dengan Nominal 1,463 Triliun Rupiah. 


Komposisi Produk diantaranya 67% KPGB, 14% Nusumma Produktif dan 13% Kredit Multiguna. 


"grid-untitled-design1714032394.png"

Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa Produk KPGB mendominasi pencairan pada tahun 2023, dengan mayoritas penggunaannya untuk keperluan Pembiayaan lainnya dan Tambahan Modal Kerja. Hal ini menunjukkan bahwa kredit sertifikasi guru, dalam penggunaannya, mulai bergeser ke arah tujuan produktif, yakni sebagai tambahan modal kerja.


Insight tersebut menggambarkan perlunya penyesuaian dalam strategi pemasaran. Kredit sertifikasi guru tidak hanya ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan hidup nasabah seperti membeli mobil, rumah, atau kebutuhan konsumtif lainnya. Melainkan, ada pergeseran untuk menawarkan pembiayaan yang lebih terfokus pada kebutuhan untuk menghasilkan penghasilan tambahan.


Maka, berdasarkan insight tersebut, rekomendasi yang dapat diberikan yaitu Strategi penjualan KPGB dapat difokuskan pada kebutuhan nasabah berdasarkan tujuan penggunaannya, yakni "Penambahan Modal Kerja", sehingga nasabah memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya mengalokasikan dana untuk kegiatan yang produktif atau penghasilan tambahan.


Oleh :
Khairunnisa Sultan | 2024-04-25
×